"Friend" adalah KITA

     Perkenalkan, mereka ini adalah teman-teman baru sekaligus keluarga baru saya. Atas bantuan mereka, maka film pendek “Friend” ini bisa berjalan. Terima kasih semuanya untuk waktu, tenaga, semangat, dan komitmennya. Semoga hasil kerja keras ini dapat membuahkan hasil yang baik. *Oh ya judul posting ini “Friend” adalah KITA, dikutip dari kata-kata Kak Afgandoz (bukan Afgan loh). :) 

PRODUCER: Lady

CO PRODUCER: Bob

LINE PRODUCER: Boy / Girindra

PRODUCTION ASSISTANT: Vincent

TALENT COORDINATOR: Dean

MANAGER LOCATION: Yanto

SUTRADARA: Yandy

AD 1: Gandos

AD 2: Bagus

DOP: Dimas

ASSISTANT CAMERA: Saka

LIGHTING: Sadam

LIGHTING: Elan, Ican, & Hari

CLAPPER: Bima

SCRIPT CONTINUITY: Umay

SOUND RECORDIST: Fikri (kanan)
ASSISTANT SOUND RECORDIST: Baim (kiri)

MAKE UP & WADROBE: Tyas

ASSISTANT MAKE UP & WADROBE : Pete

 ART CREW: Tatan

 ART CREW: Pelo


ART CREW: Pradnand

ART CREW: Winni



Art Crew Day 2 & 3: Ijul


TALENT : Pak Suratin 

TALENT: Pak Sugeng

TALENT: Mba Annisa Hertami & Mas Harry Iswan 

TALENT : Alun 

     Oh ya ada beberapa crew yang tidak ada fotonya pas syuting. Diantaranya ada:
1. CO PRODUCER: Ucok / Fransiskus Adriaman Aritonang
2. ART DIRECTOR: Edy Wibowo
3. ART CREW: Barcel / Albertus Budy Barcelona
4. ART CREW: Mahendra Yadnya
5. BTS: Lalang / Gumilang Almas Pratama Satria
6. MUSIC DIRECTOR: Charlie Meliala
7. OFFLINE EDITOR: Fazrie Permana 
8. SOUND DESIGNER: Patil / Hanggapatty Wardhana
Buat yang penasaran sama wajah mereka, boleh search di FB dengan nama panjang mereka kok. :)

Bertemu dengan para #PROgressiveFigures presented by Samsung GALAXY NotePRO & Forbes Indonesia


            Wah sudah hampir 3 bulan lamanya saya tidak mengupdate blog saya. Lagi-lagi karena saya sedang malas menulis. Tapi karena hari ini saya sedang mempunyai mood untuk menulis, maka saya akan mengupdate kembali isi blog saya. J
Tanggal 29 April 2014, saya mendapat kesempatan untuk bertemu dengan Veronica Colondam (CEO YCAB), Najwa Shihab (Host Mata Najwa), Yoris Sebastian (CEO OMG Creative Consulting), Mike Wiluan (CEO Infinite Studio), dan Chairul Tanjung (CEO Trans Corp). Mereka berlima adalah para #PROgressiveFigures (penghargaan bagi tokoh-tokoh inspiratif Indonesia yang diberikan oleh Samsung GALAXY NotePRO dan majalah Forbes Indonesia). Mau tau bagaimana awalnya saya bisa mendapat kesempatan untuk bertemu dan berbincang langsung dengan mereka? Mari simak cerita saya di bawah ini.
           Awalnya saya membaca twit Mas @yoris tentang kompetisi #PROgressiveFigures ini. Lalu ketika saya membuka link websitenya, saya sungguh tertarik untuk ikut serta kompetisi ini. Kita hanya tinggal menyampaikan harapan, ide, dan saran kita untuk para 5 tokoh #PROgressiveFigures ini (kita bisa memilih tokoh yang menurut kita paling menginspirasi). Hadiahnya adalah kita bisa bertemu langsung dengan mereka. Asik bukan?

www.progressivefigures.com

Diantara 5 tokoh yang disebutkan, saya paling tertarik untuk bertemu dengan Mas Yoris dan Pak Mike. Alasannya karena bidang yang mereka tekuni adalah sama seperti saya, yaitu dunia kreatif. Namun karena pekerjaan Pak Mike berhubungan dengan audio visual seperti saya, maka saya memutuskan untuk memilih bertemu beliau. Selain itu saya pikir kalau Mas Yoris lebih gampang dijumpai di berbagai workshop, tapi kalau Pak Mike kan tidak pernah mengadakan workshop. Tadinya saya juga berkeinginan untuk memilih bertemu dengan Pak Chairul Tanjung. Saya ingin berbicara mengenai program televisi Indonesia yang menurut saya sangat jelek sekali (seperti YKS yang ada di Trans TV). Saya ingin bertanya kepada beliau, kenapa program seperti YKS itu masih ditayangkan? Apakah benar karena kepentingan bisnis semata? Apakah beliau tidak ada niatan untuk membuat program televisi yang lebih bagus? Cuman karena saya pikir saya tidak terlalu spesialis di bidang media elektronik, maka saya urungkan niat tersebut. Maka saya tulislah harapan, ide, dan saran saya ini kepada Pak Mike Wiluan.
Tanggal 28 April 2014, saya pun dihubungi oleh Mas Dwika Putra dari Narrada Communications, bahwa saya terpilih menjadi salah 1 dari 10 orang yang berkesempatan untuk bertemu dengan para tokoh #PROgressiveFigures ini. Itu artinya saya akan bertemu dengan Pak Mike!!! Yeaaayyy!!! *joged2*




Keesokan harinya, pukul 17.00 kami semua sudah disuruh berkumpul di lokasi acara. Sekitar jam 17.30 kami dibawa ke tempat meja dan kursi yang akan menjadi tempat mengobrol kami dengan para #PROgressiveFigures. Jam 17.30 lewat, Ibu Veronica Colondam pun datang, disusul dengan Mas Yoris Sebastian, Pak Mike Wiluan, lalu Mba Najwa Shihab. Sedangkan Pak Chairul Tanjung hanya hadir di event launching Samsung NotePRO (kasihan yang sudah memilih beliau tidak jadi ngobrol deh). Posisi duduk kami  pun didekatkan dengan para tokoh #PROgressiveFigures pilihan kami masing-masing. Dan yang memilih Pak Mike Wiluan hanya saya seorang. Jadi berasa kayak ngedate nih. :p Saya pun banyak mengobrol dengan Pak Mike tentang Infinite Studio dan project selanjutnya, tentang bagaimana menjalin kerja sama dengan HBO Asia, tentang dunia film, tentang menjadi seorang produser, tentang pekerjaan saya. Waktu pun sudah menunjukan pukul 18.30. Acara mengobrol pun dihentikan, karena setengah jam lagi acara launching Samsung NotePRO akan dimulai. Rasanya waktu 1 jam kurang sekali untuk mengobrol dengan Pak Mike yang ganteng, pinter, dan ramah pula ini. Hihihihi. Tak lupa saya meminta kartu nama beliau untuk tetap keep in touch.  Ya, semoga ini menjadi awal yang baik buat karier saya kedepannya. Thanks a lot Pak Mike Wiluan!!! Terima kasih juga kepada Samsung Indonesia, Majalah Forbes Indonesia, dan Narrada Communications! Semoga sering-sering diadakan lagi acara positif seperti ini.      

Sumber foto : @Samsung_ID

Beliau umurnya udah 38 tahun loh!

Para #PROgressiveFigures & para 10 lucky people
Sumber foto: @Samsung_ID

Goodiebag dari acara #PROgressiveFigures

Resolusi 2014



Akhirnya setelah cukup lama engga ada mood untuk menulis blog, tiba-tiba saya kangen untuk menulis kembali di blog saya ini (ya, karena saya sudah mendapatkan mood saya kembali. J). Ini adalah postingan pertama saya di 2014 ini. Disini saya ingin menulis dan berbagi cerita soal resolusi saya di 2014. 2014 merupakan tahun dimana saya sangat exicted dengan hal-hal yang akan saya kerjakan!!! Desember 2013 kemarin saya memutuskan untuk resign dari kantor dan mencoba kembali ke dunia perfilman Indonesia. Tentu saja tidak mudah untuk memutuskan keluar dari pekerjaan tetap saya dan memilih untuk menjadi freelancer dengan resiko pendapatan yang tidak menentu. Tapi saya tidak bisa membohongi diri saya sendiri bahwa saya sangat ingin balik ke film dan sangat mencintai dunia ini. Karena bagi saya, film adalah belahan jiwa saya.
Dan berikut adalah beberapa resolusi saya di 2014:
1.    Bikin film pendek


     Sekarang saya ingin memfokuskan diri saya sebagai produser film.
Kenapa? Karena saya merasa menjadi sutradara film perlu kreatifitas yang tinggi dan seiring perjalanan waktu saya merasa tidak cocok di profesi ini. Selain itu, saya merasa bahwa dunia perfilman Indonesia butuh regenerasi produser untuk menjadi the next Mira Lesmana, Meiske Taurisia, dan sebagainya. Teman-teman saya banyak yang mau jadi sutradara, tapi yang mau jadi produser? Bisa dihitung dengan jari. Banyak teman-teman saya yang menjadi sutradara sulit mendapatkan partner produser untuk membuat film dengan visi yang sama. Saya pun pernah mengalaminya ketika membuat film pendek saya dulu. Oleh karena itu, saya merasa terpanggil dan tertarik untuk menjalani profesi ini. 1,5 tahun di Leo Burnett Indonesia menjadi Junior Broadcast Produser dan waktu magang 3 bulan di film “Modus Anomali” pernah menjadi asisten Mba Sheila Timothy (Produser), saya rasa itu cukup menjadi modal dasar saya untuk menjalani profesi ini.       
            Desember 2012, saya pernah memenangkan juara 3 lomba “Shine With Passion” yang diadakan oleh PT. Unicharm Indonesia (kalian bisa baca postingan saya sebelumnya tentang lomba ini disini: http://blognyalady.blogspot.com/2012/12/3rd-winner-shine-with-passion.html & http://blognyalady.blogspot.com/2012/12/behind-scene-final-challenge-shine-with.html). Rencananya dengan total hadiah yang saya dapatkan, akan saya gunakan untuk produksi film pendek saya. Kali ini saya akan bekerja sama dengan teman baik saya, Yandy Laurens, yang akan menjadi sutradaranya. 

Inilah wajah si Yandy Laurens (jomblo loh anyway. :p). Film pendeknya, "Wan An" pernah menjadi pemenang XXI Short Film Festival 2013 & FFI 2012.

           Doakan saja semoga semuanya lancar sampai film tersebut rilis yaa… Saya berharap 5 tahun dari sekarang… (berarti umur 29 nanti) saya bisa memproduksi film panjang saya sendiri… AMIN.
           
2.    Mulai mencari beasiswa


     Tahun ini saya berencana untuk fokus mempersiapkan diri saya
mendapatkan beasiswa di bidang film atau bisnis atau marketing. Dimulai dari mencari info, mengikuti seminar dan pameran, belajar menulis essay yang baik, dan memperlancar bahasa Inggris saya. Dan negara tujuan pertama saya adalah Amerika, lalu back up plannya adalah Korea. Kenapa Amerika? Karena saya adalah penggemar film Hollywood dan ada tante serta kakak sepupu saya yang tinggal disana juga. Jadi kalau ada apa-apa lebih gampang. Lalu kenapa Korea? Sekarang ini siapa sih yang tidak menyukai film Korea atau musik Korea atau drama TV Korea? Saya penasaran dengan negara ini, bagaimana film-film mereka bisa sukses seperti sekarang ini? Apa rahasia negeri gingseng ini? 
            Rencananya setelah tahun ini memproduksi film pendek terbaru saya, saya baru akan mulai mengapply beasiswa di 2015 atau 2016 (setelah kontrak dengan PT. Unicharm selesai). Mohon doanya juga ya teman-teman…

            3. Travelling Lebih Banyak
            Sejak mulai bisa mencari uang sendiri, saya semakin menyukai travelling. Kalau 2013 saya hanya ke Yogyakarta, Bromo, dan Bangka. Tahun ini saya berharap untuk bisa travelling lebih banyak lagi meski sudah jadi freelancer (minimal 2 bulan sekalilah). Hihihihi… Dan sekarang pengennya lebih wisata ke gunung...


Lainnya, saya hanya berharap bisa mendapat banyak callingan layar lebar yang produksi dan ceritanya bagus. Sekian resolusi saya. Bagaimana dengan resolusi kamu? Share disini yuk. 

My 2nd short movie "INVITATION" di MNC Movie Channel

     Tiba2 hari Selasa tanggal 14 Mei 2013 jam 12 malam di bbm sama Ka Aidil, "Lad, film pendek lo ada di MNC Movie Channel ya?". Akhiiirrrrnnyaaaaaa!!!!! *sujud syukur*. Setelah gue engga dikasih kabar sama orangnya, eh ternyata beneran ditayangin di MNC Movie Channel!
     Mungkin pada bertanya2, kok bisa sih film pendek kedua gue ini sampai ditayangin di MNC Movie Channel? Jadi, ceritanya seinget gue waktu itu gue dapat broadcast message dari senior kampus gue kalau MNC Movie Channel lagi cari film2 pendek untuk ditayangkan di salah satu program TV mereka. Gue adalah tipe orang yang selalu mencoba berbagai kesempatan yang berhubungan dengan film. Setelah gue membaca prosedurnya, langsunglah gue kirim film pendek "Invitation" ini ke kantor MNC Movie Channel. Engga lama kemudian, gue mendapat kabar dari Mba Fara (orang MNC Movie Channel) bahwa mereka bersedia memutar film pendek gue ini di MNC Movie Channel. Setelah itu gue disuruh ke kantor MNC Movie Channel untuk tanda tangan kontrak.
     Namun, setelah tanda tangan kontrak gue malah tidak mendapatkan kabar apapun dari Mba Fara hingga gue mendapat kabar itu dari Ka Aidil. Uang yang sudah dijanjikan di dalam kontrak pun menjadi tidak jelas. Meski nominalnya engga besar, kalau tadinya beneran ada mau gue pake buat traktir teman2 yang sudah membantu film ini. :)
     Pada intinya gue memasukan film pendek "Invitation" ini ke MNC Movie Channel bukan karena uang sama sekali, tetapi karena gue ingin film pendek gue ini bisa ditonton banyak orang. Buat apa bikin film tapi engga ada yang nonton? Selain itu gue ingin membuat semua crew yang terlibat sama film pendek ini bangga akan hasil kerja keras mereka.